The Real Love~ Part 1 (indo)

Ini adalah cerita dimana kau akan merasakan sebuah cinta yang sesungguhnya. cinta yang tidak pandang wajah. tidak pandang kekayaan. hanya hati. hati yang menyatukan mereka. dan kau akan terbawa kedalam pusaran cinta yang membuat hatimu ikut merasakan bagaimana cinta yang sesungguhnya. cinta kita itu The Real Love~

 

“Oppa, annyeong ^^!!” sebuah suara dari telepon genggam mengagetkan seluruh orang di ruangan itu.

“Onew hyung ?” Taemin menatap Onew yang langsung memencet tombol speaker-nya dan berjalan menjauhi kerumunan.

“siapa kau ?” tanya Onew dengan nada rendah.

“Je Kyung-imnida !! kau masih ingat Oppa ?” Suara di seberang membuat Onew tersenyum gemas.

“Oh. Kau Je Kyung.. ada apa ?”

“Rencananya aku akan mengembalikan baju-mu yang kemarin. apa kita bisa bertemu ?”tanya Je Kyung.

“Oh, ya. Euum.. tentu, tentu saja.” Onew menjawab dengan cepat.

“Benarkah ? aku pikir aku tak akan bisa bertemu denganmu lagi . Dimana kita bisa bertemu ?”

“Bagaimana kalau di taman dekat kota ?” Onew menyarankan.

“Oke ^^ aku akan menunggumu disana.”

“Eh, besok bukan ?”

“Haha, tentu saja. kau ingin bertemu denganku sekarang ?” Je Kyung sedikit menggoda.

“Haha.. bukan begitu. ah, sudahlah. ada beberapa schedule lagi yang harus aku kerjakan. annyeong Je Kyung ^^!!” Onew memutus percakapan-nya dengan Je Kyung.

“Ya, annyeong oppa ^^!!”

_____________

“Siapa ?”Key bertanya langsung.

Member lainya pun ikut menatap penuh curiga kearah Onew yang hanya mengerlingkan matanya saat di tanya oleh Key.

“waah~ aku tahu, aku tahu.” Jonghyun langsung membalas kerlingan mata Onew.

“Sudah, sampai mana tadi kita ?” Onew mengalihkan pembicaraan.

“Sampai Noona.” Taemin menjawab, bersikeras ingin tahu.

“Taeminnie !! sudahlah.” Minho menenangkan suasana kembali.

“Ne~ ” Taemin menyahut sambil merengut.

_____Dorm SHINee____

“Onew hyung, !” Semua member memanggil Onew yang masih terlihat sibuk di lemari pakaian-nya.

“Eh ? Ada apa ?” Tanya Onew sambil melongok, melihat member lain-nya yang sudah rapi di meja makan.

“Apa-apaan kau ini ? sudah menghabiskan berapa waktu untuk memilah-milah isi lemari ? lagipula, untuk apa kau mengubrak-abrik lemari ? Aneh sekali kau hari ini.” Key yang masih lengkap dengan celemeknya berkomentar dengan gaya Umma-nya. Member lain-nya hanya bisa melihat keributan antar pasangan OnKey itu.

“Maafkan aku. kalian menungguku ? kenapa tak bilang ?” Akhirnya Onew keluar dan langsung bergabung.

“Huh, bukankah biasanya kita memang selalu begini ?” Key protes lagi.

“Ya ya.. maafkan aku.” Onew melahap makan malamnya dengan perlahan.

“Sudahlah hyung. hari ini kau memang bertingkah sangat aneh. Dan aku tahu penyebabnya apa.” Jonghyun membuka percakapan.

“Eh ?” Onew menimpali dengan singkat.

“Jujur saja pada kami. siapa yang menelponmu tadi siang ?” pertanyaan Jonghyun membuat Onew sedikit tersedak.

“Ya, lagipula apa kau tak percaya lagi dengan kami ?” sekarang gantian si maknae yang membuat Onew mendesah.

“Katakan saja.,” Key mendesak.

“Oke, dia adalah kenalan baruku. kalian ingat kejadian kemarin malam ? Pertemuan-ku di KBS ? ya, aku bertemu dengan-nya disitu. Tak sengaja aku menubruk-nya, dan aku tak tahu di belakangnya ada seorang pelayan dengan nampan besar penuh dengan juice lemon. jelas saja, beberapa gelas juice lezat itu membasahi bajunya. Sedangkan aku lupa membawa uang sepeser-pun, kuberikan dia bajuku, lalu aku pulang dengan sehelai jaket tipis. Nah, tadi siang ia menelpon untuk mengembalikan bajuku. bagitu saja.” Onew menjelaskan panjang lebar.

“Begitu saja ?” Taemin bertanya serius.

“Apa maksudmu, Taemin ?” Onew menatap bingung.

“Yang benar saja, tak ada yang lain ? mungkin kau jatuh cinta saat pandangan pertama ?” Jonghyun membuatnya tersedak lagi.

“Apa lagi kau Jonghyun ?”

“Tentu saja, mana mungkin kau tak jatuh cinta padanya ? Aku belum pernah melihat Onew hyung yang terkenal tidak dekat dengan gadis manapun, malam ini, mengobrak-abrik lemarinya hanya untuk pertemuan-nya dengan sang gadis juice lemon itu besok. Apa itu tak terdengar aneh ?” Minho gantian angkat bicara.

“Onew hyung !” Key memanggil.

“Ne ?” Onew melirik kearah Key yang sedang menatapnya tajam.

“Apa benar kau jatuh cinta padanya ?”

“Ah, sudahlah. Bukankah kalian hanya menginginkan aku jujur tentang ‘siapakah dia yang menelpon seorang Onew ?’ ini sudah bukan pertanyaan yang harus dijawab, bukan ?” Onew berbicara diplomatis.

“Ah, Ne~ memang bukan, tapi..”

“Tidak ada tapi-tapi an.. !” Onew memotong perkataan Taemin.

“Huh, kenapa selalu aku yang kena dampaknya ?” Taemin merengut sebal.

“sssstt !! Maknae !!”

“Ne~ Ne~ Ne~ !!” Sungut Taemin.

lalu mereka semua melanjutkan makan malam yang sedikit tertunda.

______Keesokan Harinya_____

“Bangun semuaaa !!” Onew berteriak di pagi yang cerah itu. Sebenarnya jam masih menunjukkan pukul 05.00, belum waktunya mereka semua untuk bangun. Tapi tak tahu kenapa, Leader SHINee itu sudah bangun dan membuat kegaduhan di dorm itu.

“Aaah~ apa-apaan kau ini ? siapa yang menyalakan lampu ??” Jonghyun bangun dengan refleks. Matanya yang belum sempurna melihat hanya berkedip-kedip tersorot lampu kamar.

“Jonghyun-ah~ akhirnya kau bangun !!” Onew berdiri dengan senyum indah di pagi hari.

“Kau sudah bangun, hyung ?” Jonghyun masih tak percaya dengan penglihatan dan pendengaranya.

“Tentu saja. Bahkan aku sudah mandi dan menggosok gigi ^^!!” Sahut Onew dengan bangga.

“Sebenarnya kau ini gila atau tidak waras, sih ?” Key tiba-tiba bangun dan berteriak.

“Hohoho.. Kau jangan marah, Umma. Aku hanya sedang bersemangat saja.” Onew menimpali.

“Ck, minggir, aku mau turun.” Jonghyun yang sudah sadar 100% akhirnya turun dari kasur.

“Ayo sarapan !!” Onew mengikuti langkah Jonghyun keluar dari kamar.

“Onew Gilaaaa !!” Key berteriak-teriak sambil membenamkan kepalanya dalam selimut. Berharap teman seperjuanganya itu tidak benar-benar seperti ucapanya.

_____setengah jam kemudian____

“Hoaahm.. sebenarnya untuk apa kita bangun pagi-pagi ?” Taemin mendesah, memperhatikan hyung-hyung nya yang sudah berkecimpung di dalam dapur, membuat masakan yang menggoda lidah.

“Kita harus membudidayakan kesehatan Taemin, salah satunya adalah dengan bangun pagi.” Onew mendemonstrasikan obsesinya.

“Dan dengan minum susu setiap hari.” Taemin menyahut cuek sambil mengambil sebotol susu kesukaanya.

“Haha.. benar !” Onew membetulkan.

“Hey, Taeminnie !! Sudahkah kau cek labelnya ? sebentar lagi tahun baru.” Key mengingatkan dari arah dapur.

“Besok tanggal kadaluarsanya, hyung. aku sudah berulangkali mengecek-nya.” Taemin menyahut ringan.

“Eh ? dasar kau ini. sudah, buang saja. Kau beli yang baru pagi ini.” Key menghampiri Taemin yang hampir saja meminum susu-nya.

“Ck, kenapa kau ribet sekali ?” Taemin protes dengan Key yang mondar-mandir ke sekeliling ruangan.

“Minho, buang sampah-nya !” Lagi-lagi Key berteriak kearah Minho yang sedang menikmati susu pisangnya.

“Ya, yaa~ aku tahu, Key !” Minho menyahut sambil terus menyeruput susu-nya.

“Jonghyun, bantu aku memasak !”

“Bukankah aku sudah ada disini sejak tadi ?” Jonghyun melambaikan tanganya agar Key sadar dia sudah berada di dapur sejak tadi.

“Oh, ya ya. aku tak lihat.”

“Ck, kenapa terlalu banyak yang kau lihat hari ini, Key ?”

“Onew hyung mana ?” Taemin bertanya.

“Tak tahu. sedang sibuk di lemari pakaianya.” Key menyahut.

“Minho hyung, ayo !” Taemin menggeret Minho masuk ke dalam ruangan pakaian.

“Let me talk to you.. ” Onew mencoba-coba pakaian-nya dengan mendendangkan sebuah lagu.

“Wah, Onew hyung ! sepertinya kau tampak bahagia ?” Taemin masuk dan menyapa Onew.

“Lihat, bagus tidak aku menggunakan ini ?” Tanya Onew sedikit ragu.

“Kenapa tidak menggunakan baju bercorak ini saja ? terlihat menyenangkan bila bertemu pagi hari.” Minho mengusulkan.

“Oh ya ? Baiklah, aku ambil yang ini. Lalu, bagaimana dengan topi ? Apa aku perlu ?”

“Tak perlu, Rambutmu sudah lumayan oke, hyung !” Taemin berpendapat.

“Oh ya ? bagus kalau begitu. aku tak ingin terlihat ribet di depan-nya.” Onew terus saja mengoceh.

“Bagaimana dengan pants ? Hitam, Putih, atau apa ?”

“Hitam !” Minho dan Taemin menjawab serempak.

“Ya, bagus ! Terimakasih sudah membantu.” Onew tersenyum bangga melihat kostum-nya.

“Cheonmaneyo~” Jawab mereka berdua kompak.

“Kids !! sarapan siap !!” Key berteriak.

“Siap, Umma~ !!” Jawab tiga orang di ruangan pakaian dengan serempak.

“Wow !! makan kita pagi ini terlihat lezat !!” Minho menggumam.

“Tentu saja, bukankah ini hari spesial untuk Onew ?” Key berkata sambil tersenyum bangga.

“Haha.. terimakasih, Almighty ^^!!” Onew balas tersenyum.

“Aku tidak kau anggap ?” Jonghyun protes tentang posisinya.

“Haha.. tentu saja, Jonghyun ^^!!”

“Ya, ya. ayo, kita bersulang untuk hari besar Onew hyung !!” Taemin mengangkat gelas, dan mereka semua bersulang.

“wah, terimakasih semua.” Onew benar-benar tersanjung hari ini.

to be continued….,

“Kau benar-benar ingin bertemu denganya ?” Jonghyun bertanya saat melihat Onew memakai sepatunya.

“Ya, tentu saja. aku sudah berjanji padanya.”

“Ya, selamat menikmati hari-mu,. hyung !” Minho mendekat.

“Ya, terimakasih. aku berangkat semua ! doakan aku ya !!” Onew memandangi satu-satu wajah member lainya.

“Cepat pulang !” Key berkomentar.

“Ya, tentu.”

_______________

“Minho hyung ! ayo temani aku membeli susu .” Taemin mengajak Minho yang sudah stay di depan tv.

“Aku sibuk, Taemin. Kau ajak saja, Jonghyun hyung.” Minho mengelak.

“Hmmp.. yasudah, ayo hyung !” Kata Taemin menggeret Jonghyun.

“Eeh, Taeminnie !! sabar sedikit. ” gerutu Jonghyun.

“Tak bisa, hyung. Aku belum minum susu pagi ini !” Kata taemin sambil terus menggeret Jonghyun keluar dorm.

“Jonghyuun !! Taeminn !! kenapa kalian tak memakan puding buatanku ?!” Key berteriak dari meja makan.

“Waah~ maafkan kami umma !!” Taemin balas berteriak.

“Taemin..”

“Ada apa ?”

“Aku perlu membeli sesuatu di toko ujung sana. kau beli susu sendiri saja, ya ?”

“Ya, nanti aku telpon jika kau terlalu lama disana.” Ujar Taemin sambil melangkah masuk ke dalam Toko langgananya itu.

“Tentu.” sahut Jonghyun, lalu berlari kecil ke ujung jalan.

“Annyeong Haseyo, Ahjumma ^^!!” Sapa Taemin pada Ahjumma yang terlihat sedang sibuk.

“Annyeong, Taeminnie !” Ujar Ahjumma itu dengan nada singkat.

Di hadapan-nya berdiri seorang perempuan yang sedang menunduk memegangi ujung pakaian-nya. Karena tak ingin terlalu ikut campur dalam urusan orang lain, Taemin langsung menuju rak susu yang ssetiap minggu ia datangi.

“Sebenarnya kau ini apa ?” Kata-kata ahjumma disana membuat telinga Taemin sedikit berdengung.

“Maafkan aku, bukan maksudku begitu. aku hanya disuruh.” Kata perempuan itu dengan nada rendah, tapi masih terdengar oleh Taemin.

“Apa kau bodoh ?!” ahjumma itu terus memojokkanya.

“…..” perempuan itu terlihat sangat ketakutan, terlihat dari bagaimana ia menggenggam erat ujung pakaian-nya itu.

“Bagaimana pun juga, kau harus bayar semua ini ! ini sudah terlampau rusak !”

“Ya, aku akan membayar, tapi izinkan aku dapat beberapa waktu untuk mendapatkan uang itu. sungguh, aku tak mempunyai apa-apa lagi.” perempuan itu terlihat sudah ingin meneteskan air matanya.

“Tidak bisa ! aku sudah rugi oleh kejadian memalukan ini !” ajumma itu terus mandesak.

“Aku akan berusaha, sebelum 1 jam, aku akan mengembalikanya padamu. sungguh.” Perempuan itu berusaha meyakinkan.

“Baiklah, aku beri kau 1 jam !” ahjumma itu sedikit merendah.

“Terimakasih.. aku akan mengembalikanya untukmu.” Kata perempuan itu dengan wajah sumringah. lalu ia keluar dari toko itu dengan cepat.

“Ahjumma, aku membeli ini.” Taemin mengeluarkan uangnya dengan cepat.

“Ya, maafkan aku Taemin. ada sedikit kejadian disini tadi.” kata ahjumma itu sambil membungkus susu yang dibeli Taemin.

“Ya, tak apa. Aku permisi dulu, ahjumma. annyeong ^^!!” Kata Taemin dengan cepat. lalu ia berlari mengejar sesosok perempuan misterius tadi.

sementara itu dengan si skinship..

“Aku membeli ini. berapa habisnya ?” Jonghyun menaruh belanjaanya di meja kasir.

“Ya, akan kuhitung dulu.” seorang perempuan dengan mata mengkilat menjawab. Jonghyun langsung terpukau melihat betapa indahnya tatapan perempuan di depan-nya itu. eksotis.

“20.0000 won.” perempuan itu menyebutkan nilai yang harus dibayar-nya.

“Ya, ini. terimakasih.” Kata Jonghyun yak lepas dari mata sang gadis.

“Kembali.” Kata perempuan itu sambil memasukkan uang kedalam mesin kasir.

“Wow! pernahkah aku melihat seberkas cahaya penuh dengan kilatan menyenangkan seperti tadi ?” Jonghyun menggumam dalam perjalanan pulangnya.

____________

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: